Minggu, 15 Februari 2015

DIMANAKAH LETAK KEJANGGALAN SHOLAT BERJAMAAH INI?


Agama baru ini seperti duplikatnya agama Islam. kitabnya seperti kitab Al Quran tetapi mempercayai adanya 3 tuhan dan Gereja mereka dibuat seperti Mesjid. Bila mendengar mereka membaca kitab mereka, pasti kita mengira mereka sedang membaca kitab suci Al qura karena mereka membacanya seperti alunan ayat Al quran..  Ini merupakan cobaab dan peringatan bagi kaum muslimin agar lebih berhati hati terutama untuk anak anak kita, lebih baik kita mulailah dari sekarang lebih memperhatikan anak anak kita terutama bagaimana kita mengajarkan anak anak kita lebih mengenal Allah dan Rasulnya Agar mereka tidak jauh dari ajaran tauhid yang diajarkan Para Nabi dan Rasul....

silahkan baca lebih lanjut disini

Jumat, 13 Februari 2015

KISAH MENYENTUH : PEREMPUAN TUA PEMUNGGUT DAUN KERING DIHALAMAN MESJID


MUTIARA HIKMAH 

Dahulu di sebuah kota di Madura, ada seorang nenek tua penjual bunga cempaka. Ia menjual bunganya di pasar, setelah berjalan kaki cukup jauh. Usai jualan, ia pergi ke masjid Agung di kota itu. Ia berwudhu, masuk masjid, dan melakukan salat Zhuhur. Setelah membaca wirid sekedarnya, ia keluar masjid dan membungkuk-bungkuk di halaman masjid. Ia mengumpulkan dedaunan yang berceceran di halaman masjid. Selembar demi selembar dikaisnya. Tidak satu lembar pun ia lewatkan. Tentu saja agak lama ia membersihkan halaman masjid dengan cara itu. Padahal matahari Madura di siang hari sungguh menyengat. Keringatnya membasahi seluruh tubuhnya.

Banyak pengunjung masjid jatuh iba kepadanya. Pada suatu hari Takmir masjid memutuskan untuk membersihkan dedaunan itu sebelum perempuan tua itu datang.

Pada hari itu, ia datang dan langsung masuk masjid. Usai salat, ketika ia ingin melakukan pekerjaan rutinnya, ia terkejut. Tidak ada satu pun daun terserak di situ. Ia kembali lagi ke masjid dan menangis dengan keras. Ia mempertanyakan mengapa daun-daun itu sudah disapukan sebelum kedatangannya. Orang-orang menjelaskan bahwa mereka kasihan kepadanya. “Jika kalian kasihan kepadaku,” kata nenek itu, “Berikan kesempatan kepadaku untuk membersihkannya.”

Singkat cerita, nenek itu dibiarkan mengumpulkan dedaunan itu seperti biasa. Seorang kiai terhormat diminta untuk menanyakan kepada perempuan itu mengapa ia begitu bersemangat membersihkan dedaunan itu. Perempuan tua itu mau menjelaskan sebabnya dengan dua syarat: pertama, hanya Kiai yang mendengarkan rahasianya; kedua, rahasia itu tidak boleh disebarkan ketika ia masih hidup. Sekarang ia sudah meninggal dunia, dan Anda dapat mendengarkan rahasia itu.

“Saya ini perempuan bodoh, pak Kiai,” tuturnya. “Saya tahu amal-amal saya yang kecil itu mungkin juga tidak benar saya jalankan. Saya tidak mungkin selamat pada hari akhirat tanpa syafaat Kanjeng Nabi Muhammad. Setiap kali saya mengambil selembar daun, saya ucapkan satu salawat kepada Rasulullah. Kelak jika saya mati, saya ingin Kanjeng Nabi menjemput saya. Biarlah semua daun itu bersaksi bahwa saya membacakan salawat kepadanya.”

Perempuan tua dari kampung itu bukan saja mengungkapkan cinta Rasul dalam bentuknya yang tulus. Ia juga menunjukkan kerendahan hati, kehinaan diri, dan keterbatasan amal dihadapan Alloh swt. Lebih dari itu, ia juga memiliki kesadaran spiritual yang luhur: Ia tidak dapat mengandalkan amalnya. Ia sangat bergantung pada rahmat Alloh. Dan siapa lagi yang menjadi rahmat semua alam selain Rasululloh saw?

Aku gak perna bosan baca kisah ini
Subhanallah


Sumber : Google

Selasa, 10 Februari 2015

"BILA AJAL TLAH TIBA, AKHIR HIDUP YANG MANAKAH YANG KITA INGINKAN?"





( 28 )   Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.
( 28 )   Return to your Lord, well-pleased and pleasing [to Him],
( 29 )   Maka masuklah ke dalam jama'ah hamba-hamba-Ku,
( 29 )   And enter among My [righteous] servants
( 30 )   masuklah ke dalam surga-Ku.
 ( 30 )   And enter My Paradise."
 (QS.Al Fajr 28-30)

Ataukah sebaliknya....???
( 35 )   Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya). Dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.
( 35 )   Every soul will taste death. And We test you with evil and with good as trial; and to Us you will be returned.
(Al-Anbiya`: 35)

( 78 )   Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh, dan jika mereka memperoleh kebaikan, mereka mengatakan: "Ini adalah dari sisi Allah", dan kalau mereka ditimpa sesuatu bencana mereka mengatakan: "Ini (datangnya) dari sisi kamu (Muhammad)". Katakanlah: "Semuanya (datang) dari sisi Allah". Maka mengapa orang-orang itu (orang munafik) hampir-hampir tidak memahami pembicaraan sedikitpun?
( 78 )   Wherever you may be, death will overtake you, even if you should be within towers of lofty construction. But if good comes to them, they say, "This is from Allah "; and if evil befalls them, they say, "This is from you." Say, "All [things] are from Allah." So what is [the matter] with those people that they can hardly understand any statement?
(An-Nisa`: 78)

Kematian akan menyapa siapa pun, baik ia seorang yang shalih atau durhaka, seorang yang turun ke medan perang ataupun duduk diam di rumahnya, seorang yang menginginkan negeri akhirat yang kekal ataupun ingin dunia yang fana, seorang yang bersemangat meraih kebaikan ataupun yang lalai dan malas-malasan. 

Semuanya akan menemui kematian bila telah sampai ajalnya,
( 26 )   Semua yang ada di bumi itu akan binasa.
( 26 ) Everyone upon the earth will perish,

(Ar-Rahman: 26)

Senin, 09 Februari 2015

HAKIKAT KEBAHAGIAAN



Pada suatu siang ada Kakek duduk bersebelahan dimobil dg seorang GM perusahaan menuju suatu tempat, setelah melewati desa yg sejuk dan subur, sang GM melihat seorang petani yg sedang membersihkan rerumputan diareal tanaman kacang tanah,nan membentang hijau subur lalu sang GM berkomentar ". 

GM " : Kek,,, lihatlah petani itu betapa bahagianya dia, kerja tdk ada yg merintah, santai, kerja diudara terbuka yg sejuk dan dilahan yang subur, tidak dibebani target pemasaran atau penjualan, sdg saya kerja diperintah boss, harus mampu mencapai target pemasaran atau penjualan sekian miliar, belum kadang ditegur dan dmnarahi pemberi kerja dll., kayaknya enak jd petani ya,,,,Kek 

Lalu Kakek meyakinkan,", 
Nak belum tentu dia bahagia juga, dia melihat kita saat ini naik mobil ini juga berkomentar,,,alangkag enak dan bahagianya ya orang yg naik mobil itu, kerja cuma duduk dibelakang meja ditempat bersih ber AC, anak buah dan teman kerja cantik dan wangi, terima gajian tetap bulanan, tidak mikir panen gagal atau tidak, pergi kemanapun diantar sopir, nemui tamu dg makan yg lezat di restoran dll...

Orang itu sawang sinawang Nak, kuncinya adalah bahwa bahagia iti milik Allah, barang siapa ingin bahagia maka mendekatlah pada Allah, syukuri apa yang ada dalam diri kita,jangan selalu melihat orang lain yg lebih diatas kita,,,,

Sang GM terdiam dan nampak matanya berkaca-kaca entah apa yg dipikirkan dalam benaknya,,,,

Semoga berkenan dan bermanfaat

Sabtu, 07 Februari 2015

Tahukah anda apa itu Hari Valentine....?

Hari raya ini adalah salah satu hari raya bangsa Romawi Paganis (yang menyembah berhala), bangsa romawi telah menyembah berhala semenjak 17 abad silam. Jadi hari raya valentine ini adalah merupakan sebutan kepada kecintaan terhadap sesembahan mereka.
Tentang sejarah valentine ini ada banyak versi yang menyebutkan, tetapi dari sekian banyak versi menyimpulkan bahwa hari valentine tidak memiliki latar belakang yang jelas sama sekali.

Perayaan ini telah ada semenjak abad ke-4 SM, yang diadakan pada tanggal 15 februari, perayaan yang bertujuan untuk menghormati dewa yang bernama Lupercus, dewa kesuburan, yang dilambangkan setengah telanjang dan berpakaian kulit kambing. Acara ini berbentuk upacara dan di dalamnya diselingi penarikan undian untuk mencari pasangan. Dengan menarik gulungan kertas yang berisikan nama, para gadis mendapatkan pasangan. Kemudian mereka menikah untuk periode satu tahun, sesudah itu mereka bisa ditinggalkan begitu saja. Dan kalau sudah sendiri, mereka menulis namanya untuk dimasukkan ke kotak undian lagi pada upacara tahun berikutnya.
Sementara itu, pada 14 Februari 269 M meninggallah seorang pendeta kristen yang juga dikenal sebagai tabib (dokter) yang dermawan yang bernama Santo Valentine.

Ia hidup di kerajaan yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Ia sangat membenci kaisar tersebut. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung di dalamya.
Namun sayangnya keinginan ini tidak didukung. Para pria enggan terlibat dalam peperangan. Karena mereka tidak ingin meninggalkan keluarga dan kekasih hatinya. Hal ini membuat Claudius marah, dia segera memerintahkan pejabatnya untuk melakukan sebuah ide gila.

Claudius berfikir bahwa jika pria tidak menikah, mereka akan senang hati bergabung dengan militer. Lalu Claudius melarang adanya pernikahan. Pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Karenanya St. Valentine menolak untuk melaksanakannya.
St. Valentine tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yaitu menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun secara rahasia. Aksi ini akhirnya diketahui oleh kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tidak menggubris dan tetap memberkati pernikahan dalam sebuah kapel kecil yang hanya diterangi cahaya lilin.

Sampai pada suatu malam, ia tertangkap basah memberkati salah satu pasangan. Pasangan tersebut berhasil melarikan diri, namun malang St. Valentine tertangkap. Ia dijebloskan ke dalam penjara dan divonis hukuman mati dengan dipenggal kepalanya.
Sejak kematian Valentine (14 februari), kisahnya menyebar dan meluas, hingga tidak satu pelosok pun di daerah Roma yang tak mendengar kisah hidup dan kematiannya. Kakek dan nenek mendongengkan cerita Santo Valentine pada anak dan cucunya sampai pada tingkat pengkultusan.
Ketika agama Katolik mulai berkembang, para pemimipin gereja ingin turut andil dalam peran tersebut. Untuk mensiasatinya, mereka mencari tokoh baru sebagai pengganti Dewa Kasih Sayang, Lupercus. Akhirnya mereka menemukan pengganti Lupercus, yaitu Santo Valentine.

Di tahun 494 M, Paus Gelasius I mengubah upacara Lupercaria yang dilaksanakan setiap 15 Februari menjadi perayaan resmi pihak gereja. Dua tahun kemudian, sang Paus mengganti tanggal perayaan tersebut menjadi 14 Februari yang bertepatan dengan tanggal matinya Santo Valentine sebagai bentuk penghormatan dan pengkultusan kepada Santo Valentine. Dengan demikian perayaan Lupercaria sudah tidak ada lagi dan diganti dengan "Valentine Days"

Sisa-sisa kerangka yang digali dari makam Santo Hyppolytus dia Via Tibertinus dekat Roma, diidentifikasikan sebagai jenazah St. Valentinus. Kemudian ditaruh dalam sebuah peti emas dan dikirim ke gereja Whitefriar Street Carmelite Church di Dublin, Irlandia. Jenazah ini telah diberikan kepada mereka oleh Paus Gregorius XVI pada 1836.
Banyak wisatawan sekarang yang berziarah ke gereja ini pada hari Valentine, di mana peti emas diarak-arak dalam sebuah prosesi khusyuk dan dibawa ke sebuah altar tinggi. Pada hari itu sebuah misa khusus diadakan dan dipersembahkan kepada para muda-mudi dan mereka yang sedang menjalin hubungan cinta.

Hari raya ini dihapus dari kalender gerejawi pada tahun 1969 sebagai bagian dari sebuah usaha yang lebih luas untuk menghapus santo-santa yang asal-muasalnya bisa dipertanyakan dan hanya berbasis legenda saja. Namun pesta ini masih dirayakan pada paroki-paroki tertentu.
Sesuai perkembangannya, Hari Kasih Sayang tersebut menjadi semacam rutinitas ritual bagi kaum gereja untuk dirayakan. Agar tidak kelihatan formal, peringatan ini dibungkus dengan hiburan atau pesta-pesta.

Kamis, 05 Februari 2015

BAHAGIA ITU DEKAT




Cerita dari teman.....

BAHAGIA ITU DEKAT
Sore itu sesaat pulang kantor, saya mampir disebuah kedai soto di jl. Gusti Ngurah Rai, 

Klender... Memesan semangkok soto dan duduk membaca koran menunggu macet yg blm juga terurai. 

Seorang Ibu setengah tua dg 2 anak, penampilan sederhana masuk: 
"Mas, berapa harga semangkok soto ?" Tanya ibu. "Rp10.000 Bu". kata penjual soto dg senyuman. 

"Kedua anak saya sungguh ingin makan soto, tapi uang saya hanya Rp 7000, apa bisa dibuat 2 porsi walau hanya kuah dan sedikit mie, tak menjadi masalah ?" tanya ibu sedikit Ragu. 

"Oh, mari Bu masuk, silahkan duduk". Kata mas penjual soto.

tak lama 3 mangkok soto berukuran besar sudah dihidangkan di depan... 

"Tapi uang saya hanya Rp 7000...Mas ?" Tanya ibu sekali lagi dg sedikit ragu.
sang ibu masih punya harga diri untuk tdk meminta penuh. 

"Oh...gpp bu, ibu bertiga makan saja dan simpan uang ibu". 
Ibu itu tersenyum dan membungkukan 1/2 tubuhnya. 

Saya tersenyum kagum, melihat kebaikan penjual soto...

5 menit setelah ibu dan anak beranjak pergi, seorang pemuda yg dari tadi duduk dipojok membayar dg uang Rp 100.000 dan pergi begitu saja. 

"Mas, ini kembaliannya." kata tukang soto.

"Saya makan 1 mangkok dan 1 bungkus kerupuk, sisanya untuk bayar Ibu dan 2 anak tadi Bang." Kata pemuda itu sambil menghidupkan sepeda motornya. 

Saya benar2 terpesona, dg kebaikan2 yg dihadirkan di depan mata. 
Si ibu miskin yg jujur yg tak mudah meminta .... 
penjual soto yg baik dan pemuda yg pemurah... 
dan sayapun kecipratan kebahagiaan krn melihat kejadian itu.

Jika saja setiap orang tdk melulu menggunakan hukum dagang dan transaksional, tentu pintu2 kesempatan berkah akan banyak dibuka. 

Berbuat baik itu indah....Jika saja setiap orang lebih dahulu MEMBERI (GIVER) bukan MEMINTA (TAKER), dunia akan tersenyum.

Senin, 02 Februari 2015

Ekspedisi Kopassus di Mount Everest: Allahu Akbar, Komando!

Mungkin banyak yang tidak  tentang Pratu Asmujiono
26 April 1997, Prajurit Satu Asmujiono membuka kaca mata hitam dan masker oksigennya. Tepat di puncak gunung tertinggi dunia, dia merentangkan bendera merah putih dan mengenakan baret merah Kopassus TNI AD.

"Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Komando!" teriak Asmujiono dengan dada sesak bangga bercampur haru.

Asmujiono bahkan sempat hendak menyanyikan lagu Indonesia Raya. Namun pelatih Boukreev melarang Asmujiono. Terlalu berbahaya, saat itu cuaca Everest tak bersahabat.

Perjuangan Asmujiono dan tim Kopassus berhasil mengibarkan merah putih di Puncak Everest (8.848 mdpl). Mereka memecahkan rekor sebagai negara Asia Tenggara pertama yang mengirim tim militer ke Everest. Mengungguli Malaysia dan negara lain yang lebih dulu berencana melakukan ekspedisi serupa.

Pendakian digagas Mayjen Prabowo Subianto yang saat itu menjabat Danjen Kopassus. Kini sudah 17 tahun peristiwa berlalu.

Bahkan Mayjen Prabowo waktu itu Sempat di anggap Gila.Prabowo berambisi ingin mengalahkan negara tetangga yang sudah gembar-gembor untuk mencapai puncak tersebut tanggal 10 Mei 1996.

"Pada saat itu kita kumpulkan junior saya di Kopassus, pencinta alam juga. Lalu saya bilang, 'Apa kita rela mereka mendahulukan kita?'. Olimpiade itu bisa empat tahun sekali, piala dunia itu empat tahun sekali. Mendaki Puncak Everest itu sekali dalam sejarah," tegasnya.

"Mereka (para pasukan) jawab bisa. Saya kumpulkan, kami wujudkan ekspedisi. Malah saya dituduh saya orang gila," tambah dia.

Akhirnya Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia. Tim Kopassus mencapai puncak tertinggi dunia itu. Sekaligus mencatat sejarah sebagai tim tentara pertama Asia Tenggara yang sampai di puncak Everest.

KOMANDO !!

Sumber :  - Info Keprajuritan - Posted by Baret Merah